PRESIDEN ber-NYALI..COM- Media yang begitu masif memberitakan sisi-sisi “kesederhanaan” Jokowi, bukanlah terlalu istimewa apabila mengamati sejak dirinya masuk di dunia politik. Jokowi tampaknya begitu mengerti tentang dunia media, bahkan hingga media sosial.Fenomena Jokowi sebagai sosok yang mengesankan sederhana, menjadi perhatian publik. Setiap saat, Jokowi di media selalu digambarkan sebagai sosok yang merakyat dengan foto-foto yang seakan menyentuh perasaan umum kemiskinan masyarakat. Media sangat sedikit sekali, bahkan hampir tidak ada yang memberitakan sisi
keistimewaan Jokowi sebagai sosok pemimpin. Visi dan misi Jokowi yang
saat ini sebagai capres, juga begitu minim berita. Semua media lebih
banyak memasarkan kesan “ndeso”.Hal tersebut terlihat, setiap kali Jokowi
blusukan selalu ada awak media yang begitu banyak yang mengikuti.
Meskipun hanya menengok pasar layaknya umumnya pejabat, atau hal yang
lain. Menilai Jokowi selalu pencitraan, barangkali bisa benar. Mari
simak di bawah ini:
Jokowi Punya Tim Sosial Media Sangat Besar & Terorganisir
Sosial media
diantaranya, dari Twitter, Facebook, Kaskus, Kompasiana, dan media
sosial yang lain. Media sosial juga masuk di dolom komentar di media
online (portal berita) seperti di Republika, Kompas, Tempo, dan
seterusnya. Setiap orang di media sosial biasanya membuat akun cukup
banyak, semisal akun twitter satu orang bisa 5 lebih akun. Poling di
Kompasiana saat ini Jokowi tinggi, saya sama sekali tidak kaget, karena
Kompasiana juga media sosial.
Tim sosial
media Jokowi ini, bermaksud melakukan promosi “mati-matian” di dunia
internet, mengawal Jokowi dari pengguna media sosial yang lain, dan
lainnya. Tujuannya, agar citra Jokowi utuh, naik, dan seakan Jokowi
disukai oleh banyak masyarakat. Dengan demikian, dimungkinkan ada
pengguna media sosial menjadi terpengaruh karena beranggapan Jokowi
banyak diminati orang. Berapa besar biaya tim sosial media yang begitu
mewah, terorganisir dan begitu besar? Hal ini jangan ditanyakan ke saya
yah. Terkait tentang pasukan online (pasukan udara) Jokowi, dibenarkan
oleh Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari.
Salah satu tim media sosial Jokowi adalah JASMEV yang dipimpin Kartika Djoemadi yang dikenal di publik suka berbohong dan juga diketahui berbohong terkait titel Ph.D (Sumber: JakartaPost). Share.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar