Calon
presiden Prabowo Subianto menunjukkan sisi humanisnya. Hal itu
diperlihatkan Prabowo di sela-sela menghadiri acara pemaparan visi misi
yang digelar oleh The Indonesian Council on World Affairs (ICWA),
Jakarta, Senin malam 30 Juni 2014.
Usai menyampaikan gagasannya di forum yang dihadiri para duta besar negara-negara sahabat, mantan Danjen Kopassus itu sempat mencari sosok perempuan sepuh yang duduk di kursi roda.
Usai menyampaikan gagasannya di forum yang dihadiri para duta besar negara-negara sahabat, mantan Danjen Kopassus itu sempat mencari sosok perempuan sepuh yang duduk di kursi roda.
Sosok perempuan itu
adalah Herawati Diah. Perempuan berusia 97 tahun itu merupakan jurnalis
senior. "Di mana Ibu Herawati Diah, saya mau salaman," kata Prabowo yang
dikerumuni oleh ibu-ibu yang meminta berfoto bareng.
Sontak, sejumlah perempuan yang bersalaman dengan Prabowo itu menjawab. "Sudah pulang pak," kata salah seorang perempuan.
Sebelumnya, di awal acara yang dihadiri para Duta Besar, Prabowo, menyapa para tamu yang hadir untuk memberi salam. Tiba-tiba mantan Pangkostrad itu menemui salah satu perempuan yang duduk di kursi roda.
Ia tunduk memberi salam layaknya orang sungkem kepada orangtua. Herawati Diah dikenal sebagai perempuan yang berkiprah dalam dunia jurnalis bersama sang suami BM Diah, salah satu pendiri Koran Indonesia berbahasa Inggris pertama 'Indonesian Observer', yang kemudian menjadi Koran Merdeka.
Herawati mengaku sudah lama mengenal Prabowo. Dia juga mengenal baik keluarga besar capres nomor urut 1 tersebut.
"Saya sudah lama kenal Prabowo, kenal dari ibunya. Saya sering bertemu dengannya," kata perempuan yang pernah sekolah di Amerika pada tahun 1930 itu. (one) share
Sontak, sejumlah perempuan yang bersalaman dengan Prabowo itu menjawab. "Sudah pulang pak," kata salah seorang perempuan.
Sebelumnya, di awal acara yang dihadiri para Duta Besar, Prabowo, menyapa para tamu yang hadir untuk memberi salam. Tiba-tiba mantan Pangkostrad itu menemui salah satu perempuan yang duduk di kursi roda.
Ia tunduk memberi salam layaknya orang sungkem kepada orangtua. Herawati Diah dikenal sebagai perempuan yang berkiprah dalam dunia jurnalis bersama sang suami BM Diah, salah satu pendiri Koran Indonesia berbahasa Inggris pertama 'Indonesian Observer', yang kemudian menjadi Koran Merdeka.
Herawati mengaku sudah lama mengenal Prabowo. Dia juga mengenal baik keluarga besar capres nomor urut 1 tersebut.
"Saya sudah lama kenal Prabowo, kenal dari ibunya. Saya sering bertemu dengannya," kata perempuan yang pernah sekolah di Amerika pada tahun 1930 itu. (one) share


Tidak ada komentar:
Posting Komentar