Pages

Sikap PDIP Aneh, Berkoar Anti-Asing Tapi Melobi Asing

Selasa, 29 Juli 2014

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap bakal calon Presiden dari PDIPJokowi dan petinggi PDIP lainnya yang bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) dan negara lain dinilai aneh. Sikap tersebut justru memunculkan penilaian negatif.
Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan sikap Jokowi dan petinggi PDIP lainnya yang melakukan pertemuan tertutup dengan Duta besar negara lain, di satu sisi ingin menunjukkan bahwa Gubernur DKI Jakarta itu mempunyai kemampuan politik luar negeri. Namun Hendri mengingatkan ada da"Negatifnya, belum terpilih (jadi Presiden) sudah bertemu negara lain. Komunikasi politik PDIP itu enggak jelas. Belum saatnya itu. Jokowi jadi kacau balau. Komunikasi apa maksudnya? Sisi lain nasionalis, antiasing, tapi malah membuka komunikasi dengan asing. Pesan kuncinya jelas," papar Hendri di Kedai Tjikini, Rabu (16/4/2014).
Hendri juga menyoroti alotnya proses koalisi partai lain dengan PDIP. Menurutnya partai lain mempunyai trauma historis berkoalisi dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. Untuk bisa berkoalisi dengan PDIP, kata Hendri, maka kuncinya adalah melobi sekuat mungkin Megawati.
"Empat partai besar punya trauma historis. PDIP bilang mau koalisi ramping, dengan NasDem saja sudah cukup. Ya partai lain juga cuekin, mereka buat (koalisi) baru. Jadi semua sudah kembali ke titik nol," imbuhnya.mpak negatif dari pertemuan tersebut.

Subscribe your email address now to get the latest articles from us

Tidak ada komentar:

 
Copyright © 2015. PRESIDEN ber-NYALI.
Design by . Published by Themes Paper. Powered by .
Creative Commons License