oleh. yung obrak
Setelah melewati analisis dan diskusi panjang tentang riwayat Tragedi Mei 98, disimpulkan terdapat watak, karakter dan perilaku sama keturunan Dalang atau Intelektual Dader Tragedi Mei 98 yang sekarang ikut berperan dalam kancah perpolitikan tanah air termasuk pada Pileg dan Pilpres 2014
Pola motivasi dan gerakan tidak jauh berbeda, pendekatan yang sama masih dilakukan dan cenderung tidak berubah.
Pola motivasi dan gerakan tidak jauh berbeda, pendekatan yang sama masih dilakukan dan cenderung tidak berubah.
Untuk Pewaris Dalang Mei 98 inilah ciri-cirinya,
1. Punya akar ideologis yang kuat dan jalan kekerasan dibalut topeng kesucian;
2. Punya jaringan internasional kuat untuk mendikte dan merusak;
3. Tidak peduli nyawa rakyat hilang dalam jumlah besar sekalipun;
4. Kuat bekerjasama dengan institusi global;
5. Menguasai berbagai berbagai alat pembentuk opini secara luas dan masif;
6. Menyusup dan bertahan lama pada setiap potensi kekuasaan;
7. Menggunakan instrumen terorganisir dan cair;
8. Pola gerakan :
a. Terus menerus memprovokasi;
b. Menghalalkan segala cara;
c. Setiap kesempatan mengadu domba;
d. Mengkambinghitamkan orang lain atau play victim;
2. Punya jaringan internasional kuat untuk mendikte dan merusak;
3. Tidak peduli nyawa rakyat hilang dalam jumlah besar sekalipun;
4. Kuat bekerjasama dengan institusi global;
5. Menguasai berbagai berbagai alat pembentuk opini secara luas dan masif;
6. Menyusup dan bertahan lama pada setiap potensi kekuasaan;
7. Menggunakan instrumen terorganisir dan cair;
8. Pola gerakan :
a. Terus menerus memprovokasi;
b. Menghalalkan segala cara;
c. Setiap kesempatan mengadu domba;
d. Mengkambinghitamkan orang lain atau play victim;
Untuk Pendukung Dalang Mei 98 inilah ciri-cirinya,
1. Kelompok dan personal;
2. Epigon atau follower;
3. Fanatis dan taklid buta;
4. Gampang dibrainwash;
5. Gampang dihipno;
6. Matipun rela demi majikan.
2. Epigon atau follower;
3. Fanatis dan taklid buta;
4. Gampang dibrainwash;
5. Gampang dihipno;
6. Matipun rela demi majikan.
Demikian saja, semoga berguna kedepannya.
Untuk publik dan yang terjun di kancah politik tanah air harap waspada, dia datang kapan saja dan dimana saja.
Untuk publik dan yang terjun di kancah politik tanah air harap waspada, dia datang kapan saja dan dimana saja.
Saat sekarang dari perkembangan pasaca Pilpres 2014 sebagaimana telah diduga banyak pihak mereka mempersiapkan keriuhan menjadi kerusuhan missal seperti yang dilakukan bianganya pada Mei 98.
share. kompasiana
l.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar