Pages

Seniman Surabaya Dukung Prabowo, Berharap Ludruk Masuk Kurikulum

Jumat, 04 Juli 2014

Jakarta – Komunitas seniman Surabaya yang tergabung dalam Pandu Garuda Merah (PGM) nyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Hatta. Mengapa?
"Kami komponen relawan terdiri dari seniman digital, aktivis dan budayawan, mulai angkatan muda 98 dan tua, siap menangkan pasangan nomor urut 1," ujar Taufik Monyong, Ketua Umum PGM, di Rumah Polonia, Jakarta, pada Kamis (3/6/2014).
Menurut Taufik,  mereka sudah mulai berkampanye sejak dua bulan lalu dengan melakukan road show di tiga provinsi. Dimulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. "Ada 25 relawan yang ikut dalam road show, dan jumlah keseluruhan mencapai 800 anggota," katanya.
Dikatakan Taufik, jika Prabowo menang, seniman di daerah berharap kesenian tradisional masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Sebut saja kesenian seperti ludruk dan reog Ponorogo. "Selama ini seniman tradisional kesulitan masuk kementerian pariwisata dan kreatif," tegasnya.
Masih menurut Taufik, dia khawatir banyak kesenian tradisional diklaim negara lain. Padahal jika dikelola dengan benar, akan menghasilkan devisa buat negara. "Kesenian kita ada di wilayah pesisir, pegunungan, dan agraris," tandasnya.
Prabowo, tambah Taufik, adalah pemimpin yang mempunyai pandangan yang global dan cara berpikir tegas untuk kemajuan bangsa. "Prabowo adalah pemimpin harapan rakyat," katanya.
Sementara itu, Roni Agustinus, Sekretaris PGM mengatakan, Prabowo harus mendengar suara rakyat Indonesia. ”Artinya, apapun sumber daya yang dimiliki, harus berguna bagi rakyat," tandas Roni. (handoko/ aik) share Befosnews

Subscribe your email address now to get the latest articles from us

Tidak ada komentar:

 
Copyright © 2015. PRESIDEN ber-NYALI.
Design by . Published by Themes Paper. Powered by .
Creative Commons License